Memasuki toko mainan adalah seperti memasuki sebuah karnaval. Begitu banyak mainan dengan bungkusnya yang beraneka warna dan menarik perhatian, sehingga begitu sulit untuk mulai memi-lih. Meskipun perjalanan di toko mainan dapat membuat orang dewasa menjadi kanak-kanak kembali dan menikmatinya, namun ada tanggung jawab untuk memilih mainan yang benar.
Untuk memastikan bahwa anda tidak hanya tertarik oleh bungkus yang bagus dan menarik, dan berakhir dengan sejumlah mainan yang salah bagi bayi anda, pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut ketika anda mempertimbangkan sebuah mainan untuk mainan bayi anda:
Apakah Cocok untuk usianya?
Alasan yang jelas untuk memilih mainan yang cocok untuk usia bayi anda adalah bahwa bayi anda akan menghargai dan menikmatinya pada saat ini. Tetapi ada alasan lain yang begitu tidak jelas namun sama pentingnya. Bayi yang sangat maju, yang ingin dan mampu bermain dengan mainan yang diperuntukan bagi bayi yang sudah besar sekalipun, dapat terlukai oleh mainan tersebut, karena penentuan kecocokan usia untuk sebuah mainan mencakup juga soal keamanannya. Memberikan mainan yang belum cukup umur bagi bayi anda mempunyai kerugian lain; yaitu ketika usia bayi sudah cukup bagi mainan tersebut, ia sudah akan bosan dengannya.
Bagaimana anda bisa tahu bahwa sebuah mainan cocok untuk usia bayi anda?
Salah satu cara adalah jarak usia yang tertera pada bungkusnya, meskipun mungkin bayi anda sudah mampu menghargai mainan tertentu dengan lebih dini atau lebih lambat daripada rata-rata. Cara lain adalah mengamati anda bermain dengan mainan tersebut - jika anda sudah memilikinya atau dapat mencobanya dengan mainan yang anda pinjam. Apakah ia tertarik pada mainan tersebut? Apakah ia bermain dengan mainan tersebut seperti yang seharusnya? Mainan yang benar akan membantu bayi anda untuk menyempurnakan ketrampilan yang sudah ia pelajari atau memajukan perkembangan sebuah ketrampilan baru. Ia terlalu mudah (yang membuat cepat bosan), atau terlalu sulit (yang menyebabkan kegagalan).
Apakah cukup memberikan rangsangan?
Setiap mainan tidak perlu membuat bayi anda selangkah lebih dekat ke piagam penghargaan dari Harvard; masa bayi dan anak-anak adalah juga masa untuk sekedar bermain. Tetapi bayi anda akan lebih senang jika mainannya juga memberikan rangsangan yang menggugah indera penglihatan (cermin atau mainan gantung), indera pendengaran (kotak masuk atau badut dengan bel di perutnya), indera sentuhan (mainan senam bayi atau papan aktifitas), atau indera pengecapan (mainan berbentuk cincin untuk digigit-gigit ketika gigi tumbuh, atau segala sesuatu yang aman untuk di masukkan ke dalam mulut), daripada mainan yang sekedar lucu atau cantik. Karena bayi anda sedang tumbuh, anda juga menginginkan mainan yang dapat membantu anak mempelajari koordinasi antara mata dengan tangan, kendali motorik besar dan kecil, konsep sebab akibat, pengenalan dan pencocokan warna dan bentuk, pembedaan suara, relasi ruang, dan yang merangsang perkembangan social, bahasa, imajinasi dan kreatifitas.
Apakah ia aman?
Mungkin ini adalah pertanyaan yang paling penting, karena mainan (tidak termasuk sepeda, peluncur, sepatu roda, dan sejenisnya yang sudah menimbulkan ribuan luka tersendiri) sudah menimbulkan lebih dari 100.000 luka setiap tahunnya. Dalam memilih mainan untuk bayi anda, carilah hal-hal berikut:
Sumber : Bayi Pada Tahun Pertama ( Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan), Cetakan Tahun 1997